Ana berdo’a kepada Allah, moga Allah mematikan ana di atas manhaj salaf…

Coba perhatikan tulisan ini :

Ana berdo’a kepada Allah, moga Allah mematikan ana di atas manhaj Salaf…bukan di atas firqoh atau manhaj hizbiyyah yang sesat…amin…

Demikian komenter seorang saudara kita dalam sebuah situs. (Situs dirahasiakan)
Sedang Alloh swt berfirman : “Dan Janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Islam / Muslim”

——

Pernah diposting tanggal 10 Desember 2007 yang lalu

14 Responses to “Ana berdo’a kepada Allah, moga Allah mematikan ana di atas manhaj salaf…”


  1. 1 erander Desember 11, 2007 pukul 5:02 am

    Saya juga lebih memilih meninggal dalam keadaan islam.
    —————————————————————————————————————————-
    Muhammad Rachmat : Setuju..!

  2. 2 Imam Mawardi Desember 11, 2007 pukul 12:37 pm

    Kalau kita doa sebaik dimatikan husnul khotimah, tetap dalam iman dan islam
    —————————————————————————————————————————-
    Muhammad Rachmat : Siapa yang tidak mau Husnul Khotimah….

  3. 3 Ram-Ram Muhammad Desember 11, 2007 pukul 2:20 pm

    Saya memilih ndak mati dulu, kalau diijinkan Allah… Biar bisa taubat dulu. 8)
    —————————————————————————————————————————-
    Muhammad Rachmat : Saya mah ingin menikah dulu. Terus berdoa minta umur yang barokah..

  4. 4 danalingga Desember 11, 2007 pukul 4:53 pm

    Mungkin itu namanya menuhankan manhaj ya?
    —————————————————————————————————————————-
    Pa Danalingga : Mungkin itu namanya menuhankan manhaj ya?
    Muhammad Rachmat : Bisa juga..!

  5. 5 anas fauzi rakhman Desember 12, 2007 pukul 1:21 am

    Manhaj Salaf itu Islam juga kan?
    Manhaj Salaf yang saya tahu itu apa yang Rasulullah dan para sahabatnya itu berjalan di atasnya.

    Klo pengertian ini yg dimaksud gimana?
    Kan penilain itu dari apa yang dimaksud kan?.
    Jangan ketika istilah ‘salaf’ muncul langsung phobia. Betul ndak?
    —————————————————————————————————————————-
    Anas fauzi rakhman : Manhaj Salaf itu Islam juga kan?
    Muhammad Rachmat : Manhaj salaf itu bagian dari Islam.
    Anas fauzi rakhman : Manhaj Salaf yang saya tahu itu apa yang Rasulullah dan para sahabatnya itu berjalan di atasnya.
    Muhammad Rachmat : Salaf artinya terdahulu.
    Anas fauzi rakhman : Klo pengertian ini yg dimaksud gimana?
    Kan penilain itu dari apa yang dimaksud kan?.
    Muhammad Rachmat : Kadang-kadang. Bahkan kadang tidak sesuai.
    Anas fauzi rakhman : Jangan ketika istilah ‘salaf’ muncul langsung phobia. Betul ndak?
    Muhammad Rachmat : Tidak. Istilah salaf sudah lama dan sejak kecil saya dengar. Dan Yang meramaikan istilah tersebut dizaman ini diantaranya Syeikh Muhammad Nashiruddin Al bani r.a

  6. 6 Ram-Ram Muhammad Desember 12, 2007 pukul 4:23 am

    @ anas fauzi rakhman
    dalam ilmu komunikasi, resistensi untuk menerima sebuah pesan terjadi manakala dalam diri komunikator telah terbentuk prejudice sebagai efek dari pesan sebelumnya yang diterima dari kominikan, baik komunikan pasif maupun aktif.

    Maksud saya, ketika sebagian orang menjadi phobi terhadap sesuatu yang berkaitan dengan salaf, itu dikarenakan mereka sebelumnya telah menerima pesan “buruk” baik secara langsung maupun tidak langsung. Pesan buruk itu antara lain soal takfir, pembid’ahan dan penyesatan.

    Jadi saya sendiri tidak bisa menyalahkan siapapun yang pada akhirnya menjadi phobia terhadap istilah-istilah salaf. Lha wong pesantren-pesantren yang dikenal dengan sebutan “Pesantren Salafiyah” (biasanya berbasis NU) saja kena imbasnya. Pernah suatu ketika, saya menerima orangtua yang bermaksud memasukkan putranya di pesantren kami. Pertanyaannya adalah, “pesantren ini wahabiyah ya?” Mungkin karena sudah terkesan bahwa yang berembel-embel salaf berkaitan dengan wahabi atau salafy.
    ————————————————————————————————————————-
    Muhammad Rachmat : Sudah tidak aneh kang ah !

  7. 7 anas fauzi rakhman Desember 13, 2007 pukul 5:44 pm

    maksud saya jika ada seorang yg berdoa “Ya Allah wafatkan saya dalam manhaj salaf” dan yang dimaksud adalah pada zaman akhir dimana perbedaan sangat dahsyat, oleh krn itu berkeinginan mati dlm keadaan berjalan di atas manhaj yang Rasulullah dan para Sahabatnya berada di atasnya. Apa itu salah?
    @Muhammad Rachamat:
    Berdasarkan pengamatan, munculnya phobia ini dilatar belakangi oleh pengaruh dari luar bukan krn tindakan oleh para pengikut ‘salafy’. Contoh yg signifikan, saat terjadi tragedi Ambon, banyak dari saudara kita ‘salafy’ yg membantu dan sekarang Alhamdulillah di kota Ambon sendiri (yg wilayahnya muslimnya tinggal 1/5nya) jumlah yg ikut ngaji salafy sudah mencapai ribuan.

  8. 8 Pesantrend Desember 14, 2007 pukul 3:18 am

    Anas Fauzi Rakhman :
    jumlah yg ikut ngaji salafy sudah mencapai ribuan.

    Muhammad Rachmat :
    Alhamdulillah..

  9. 9 ikhwan Februari 13, 2009 pukul 12:50 pm

    manhaj Salaf…& firqoh atau manhaj hizbiyyah berlainan ya Allah nya. tuhan’y sama aza kan. rasul’y juga sama kan. cuma jalan’y aza mgkn yg beda. eh mas/om/mba/tante jalan menuju Allah itu sebilang-bilang nafas manusia ( tdk bs di hitung byk’y). surga jg terdiri dari byk pintu, kita bebas memilih masuk surga lewat pintu yg mana aza. g blh kita mngatakan slh satu ajaran atau sekte dlm islam itu sesat. kita kan g tau apa y sbenarnya. mending kita berdoa “YA… ALLAH YANG MAHA AGUNG, MAHA TINGGI ,MAHA SEGALA-SEGALANYA. JADIKANLAH HATIKU TIDAk LAGI MELIHAT ADANYA AIB PADA DIRI ORG LAIN”. tau g selama kita masih melihat ada aib pada diri org lain itu berarti hati kita masih kotor, yg aib itu bukan org lain akan tetapi kita yg masih aib itu. org adalah cermin diri kita. coba saja kita bercermin, kita lihat dicermin itu ada tahi lalat di pipi, yg pnya tahi lalat itu kita atau kaca cermin, sdh pasti kita yg bercermin kan. klu kita sdh tdk lagi melihat aib pd diri org lain itu berarti hati kita bersih, degan hati yg bersih ita akan meninggal dunia dalam husnul khatimah. islam itu harus bersatu tdk boleh salah menyalahkan, apalagi klu kita tdk mengerti tntang dasar2 sesuatu itu. lebih baik kita diam jgn ada komentar..

  10. 10 ihsan Juli 23, 2009 pukul 10:10 am

    semoga kita wafat dalam beragama islam (muslim)…semua sepakat…
    tapi….
    islam yang seperti apa…???
    seperti ahmadiyah…??
    seperti LDDI…??
    SYI’AH….??
    KHAWARIJ….??

    atau seperti islam generasi awal..para sahabat, tabi,in, tabi,ut tabi,in…para salaf (pendahulu kita)..

    aku mau wafat dalam beragamai islam diatas manhaj para sahabat ridwanalloh ajma’in

    • 11 Abdurrahman Abu Umayyah Agustus 28, 2009 pukul 3:05 am

      saya setuju sekali dengan saudara ihsan seperti kata rasulullah salallahu ‘Alaihi wasallam : “Akan terpecah umatku menjadi tujuh puluh tiga golongan (subhanallah begitu banyak jalannya), seluruhnya di neraka keculai satu golongan”, berkata para sahabat “siapakah mereka wahai Rasulullah” berkata Rasulullah salallahu ‘Alaihi wasallam ” apa-apa yang mereka di atasnya yaitu jalan yang di atasnya rasulullah dan para shahabat. ma’af ya mas saran dikit untuk mas ikhwan kalau aib itu menyangkut agama islam maka kita harus memperbaiki kesalahan yg ada, karena ini menyangkut agama kita, sekarang saja ada saja orang yang memprovokasi di antara umat islam, kalau provokator itu diluar islam kita jelas tahu, tp kalau dari daam islam itu sendiri…? maka kita harus memperbaikinya kalau tidak mau agam kita hancur karena ulah orang dari dlm islam itu sendiri, tapi…! kalau kita mencoba mengganggu aib dari pribadi seseorang, apalagi saudra kita seislam, maka hukumnya haram!. semoga penjelasan ini bisa dimengerti. Wallahu A’lamu bishawab

  11. 12 lamsijan Oktober 10, 2010 pukul 1:41 pm

    salafy teruslah berkibar berantas paham paham sesat yang suka menambah nambah urusan ibadah….basmi pemikiran umat yang masih terbawa tradisi dan kebiasaan nenek moyang dan animisme hidup mereka yang masih bermanhaj salaf heheheheh egi

  12. 13 abu hasan wal husain Oktober 30, 2010 pukul 1:31 am

    wah..bru kali ini sy dgr ada orang minta mati dlm kesesatan.mdh2n Allah mntpkan iman islamku(tdk mnjdkn aku org salafi)amiin yaa Allah………………………………………………..

  13. 14 Javad Al-Kadzim Agustus 5, 2011 pukul 7:14 am

    Ya Alloh jangan jadikan aku dan keturunanku menjadi Wahhaby atau Salafy pengikut Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab! Amiin!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Santri Yang Kabur

  • 22,958 Santri

Obyektif – Hiburan – Tidak menebarkan kebencian

Klik tertinggi

  • Tak ada

Perjalanan Waktu

Desember 2008
S S R K J S M
« Apr    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: