Koreksi. Yang terhomat Kepada : Yang Mengaku Ahlussunah Wal Jama’ah

Ahlussunah Wal Jama’ah Kian hari kian ramai diperbincangkan. Maklum konon golongan inilah yang akan selamat dan masuk surga. Banyak yang mengaku. Banyak yang mengklaim. Dan banyak pula yang menisbatkan diri. Padahal pengakuan, Klaim dan penibatan seperti “Jauh panggang dari Api”. Klaim. Penisbatan dan Pengakuan boleh saja. Tapi apakah benar telah menjalankan Sunnah? Ribut kesana-kemari. Saling hujat. Saling Pojokan. Merasa diri sebagai Ahlussunnah. Tapi Justru jauh dari Sunnah. Orang – orang seperti andalah yang telah merusak sunnah. Para sahabat tidak pernah mempermasalahkan hal ini. Mereka sibuk dengan amal. Mereka sibuk dengan ketaatan. Mereka menjauhkan dari perselisihan. Tapi berbeda dengan orang yang dungu dan sakit hati. Mereka sibuk dengan mencari dukungan dan simpati. Agama menjadi rusak oleh orang-orang seperti ini. Hingga akhirnya orang awam menjadi ragu dan bimbang. Hingga akhirnya agamapun menjadi bahan olok-olok dan bahan perbincangan oleh mulut-mulut yang kotor. Agama menjadi bahan cemoohan para kuli tinta disetiap media masa. Agama rusak oleh pelakunya. Agama rusak oleh mereka yang mengaku sebagai pembela sunnah. Islam sebagai agama yang memberi rohmat, ternyata jadi laknat. Akibat ulah orang-orang yang mengaku sebagai pembela Sunnah tapi ternyata jauh dari sunah. Mengaku dan mengklaim diri sebagai Ahlussunah. Tapi ternyata Sunnah ditinggalkan . Berteriak kesana kemari “mari berjama’ah”. Tapi justru berpecah belah. Apa mungkin orang-orang seperti ini tidak membaca sejarah. ? Sejarah mengatakan bahwa ternyata Islam lebih dulu datang dan lahir dari pada paham yang lain. Ahlussunah lahir dari perjalanan sejarah. Bermula dari perebutan kekuasaan. yang Kemudian merembet kepada hal yang berhubungan dengan persoalan Aqidah dan Fiqih. Klaim, pengakuan dan penisbatan diri tidak ada arti jika tidak diiringi dengan tindakan. Yang jelas masuk surganya seseorang adalah karena Keimanan dan amal Sholehnya. Bukan Oleh klaim, Pengakuan dan penisbatan diri yang tiada arti.
——————————Pernah diposting 11 14 desember yang lalu

10 Responses to “Koreksi. Yang terhomat Kepada : Yang Mengaku Ahlussunah Wal Jama’ah”


  1. 1 Ram-Ram Muhammad Desember 11, 2007 pukul 2:18 pm

    Hehehe, gak suka sama semua yang udah ada, bikin sendiri yuk…? Kang Rahmat, iraha bade ka Pondok Iqro deui? Kunaon can nikah keneh, jigana mah bulukan ku Blog nya? 8)
    —————————————————————————————————————————-
    Muhammad Rachmat : Insya alloh ke Pondok Iqro. Kita Shering dalam rangka meramaikan Aliran Islam yang sudah lebih dari 73 Golongan.

  2. 2 anas fauzi rakhman Desember 12, 2007 pukul 1:35 am

    Maksud tulisan mas apa?
    Terus Islam yang bagaimana yang benar mas, yang bisa mengantarkan kita ke jannah?
    Coba mas baca sejarah kenapa istilah ahlussunnah muncul, ulama siapa saja yang menggunakannya. Coba baca ttg Imam AsySyafi’i, Hambali, Maliki, Hanafi (mereka imam madzhab Ahlussunnah juga loh)
    tapi saya sepakat dengan: “Yang jelas masuk surganya seseorang adalah karena Keimanan dan amal Sholehnya” ditambah ridlo Allah subhanahu wata’ala
    —————————————————————————————————————————-
    Anas fauzi rakhman : Maksud tulisan mas apa?
    Muhammad Rachmat : Memang agak sulit untuk bisa memahami tulisan ini. Seringlah berkunjung agar bisa memahami.
    Anas fauzi rakhman : Terus Islam yang bagaimana yang benar mas, yang bisa mengantarkan kita ke jannah?
    Muhammad Rachmat : Selama ini apa Islam itu tidak benar ya ? Yakinlah bahwa setiap muslim akan masuk surga walau harus dihisab dulu.
    Anas fauzi rakhman :Coba mas baca sejarah kenapa istilah ahlussunnah muncul,
    Muhammad Rachmat : Sudah. Yang jelas munculnya setelah Rosululloh wafat. Puncak perkembangannya pada zaman Kholifah Ali r.a. dan setelahnya.
    Anas fauzi rakhman : ulama siapa saja yang menggunakannya.
    Muhammad Rachmat : Banyak sekali.
    Anas fauzi rakhman : Coba baca ttg Imam AsySyafi’i, Hambali, Maliki, Hanafi (mereka imam madzhab Ahlussunnah juga loh)
    Muhammad Rachmat : Sudah. Beliau sebagian dari ahlussunnah
    Anas fauzi rakhman :tapi saya sepakat dengan: “Yang jelas masuk surganya seseorang adalah karena Keimanan dan amal Sholehnya” ditambah ridlo Allah subhanahu wata’ala
    Muhammad Rachmat : Betul. Sepakat .Terima kasih mau berkunjung !

  3. 3 Pendekar Berjubah Hitam Desember 15, 2007 pukul 1:07 pm

    banyak yang mengaku laila sebagai kekasih..

  4. 4 Abu Shabazz an-Nagary Desember 17, 2007 pukul 3:51 am

    Kang rahmat, yang paling berat adalah orang yang menuduh Sufi itu yahudi, bid’ah ahli sesat, sembari lupa, panutan orang-orang sufi salah satunya adalah Hasan al Bashri, tetapi orang-orang yang bilang itu tidak berani menyebut Hasan al Bashri Sesat, abis mereka juga pake hadits yang dirawi oleh al Hasan.

  5. 5 Dialog Desember 17, 2007 pukul 6:22 am

    Abu Shabazz an-Nagary :
    Kang rahmat, yang paling berat adalah orang yang menuduh Sufi itu yahudi, bid’ah ahli sesat, sembari lupa, panutan orang-orang sufi salah satunya adalah Hasan al Bashri, tetapi orang-orang yang bilang itu tidak berani menyebut Hasan al Bashri Sesat, abis mereka juga pake hadits yang dirawi oleh al Hasan.

    Muhammad Rachmat :
    Ya..seperti itu. Itulah penyakit dari sebagian dari saudara kita

  6. 6 anas fauzi rakhman Desember 18, 2007 pukul 4:01 am

    @ Abu Shabazz
    Hasan Al BAshri seorang sufi? Setahu saya dia ahlussunnah wal jamaah. Coba dilihat di kitab2 rijal hadits. Beliau terkenal dengan “pencari kayu bakar di tengah malam”, meriwayatkan semua hadits dan beliau tdk memilahnya.
    Hasan AlBashri juga dipakai oleh ulama-ulama salaf.

  7. 7 lamsijan Oktober 10, 2010 pukul 1:37 pm

    aneh ya orang pada ngaku ahli sunah waljamaah….hehehe tapi pada kenyataanya adalah ahli bidah waldolallah….yang suka mengagungkan kuburan..baca berjanji ulang tahun kematiaan ulang tahun kelahiran tahlilan bukan baca tahlil ya…terus haul…terus bakar menyan terus talkin alias membimbing mayat supaya mengerti pertanyaaan dikubur hahahahahaah ngacooo kabeh ge

    • 8 abu hasan wal husain Oktober 30, 2010 pukul 12:55 am

      untuk LAMSIJAN(lama syirik jd edan)ente bingung??mrs aneh??ya jelas lah..orang ente kuper.gaul sama orang NU, biar gx sesat seumur hidup…ini gaul sama makhluk super sesat,,kapan lho jd orang warassss?????

  8. 9 zahro Mei 19, 2011 pukul 2:46 pm

    ana s7 tu…

    aneh,,,
    tau x ngjek,, ngjek,,,
    andai kmu mnjmin akn x it ssat,,
    niscya tdak akn dlah pra pmbca tahlil and talqin…

    ohy,, mgkin ntar saras 008 dlu yg ksh tau,, biar dia cpat waras,,,

  9. 10 Dasun Oktober 27, 2011 pukul 6:25 am

    Hai yang mengaku akhlussunah, maksudnya akhlussunah itu apa? apakah yang berpedoman pada hadist? Hadist yang mana? Bukankah Rasulullah SAW melarang menulis hadist? Berarti yang menulis hadist saja sudah melanggar perintah Rasul. Yang tidak mencontoh Rasul saja disebut akhli bid’ah, lantas apa akibatnya bila melanggar perintah Rasul, akhli apa namanya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Santri Yang Kabur

  • 22,958 Santri

Obyektif – Hiburan – Tidak menebarkan kebencian

Klik tertinggi

  • Tak ada

Perjalanan Waktu

Desember 2008
S S R K J S M
« Apr    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: